Sistem Pertahanan Indonesia - Pertahanan nasional adalah
segala upaya untuk mempertahankan kedaulatan negara yang meliputi
keutuhan wilayah dan juga keselamatan masyarakat dari segala gangguan
yang mengancam keutuhan negara. Sistem Pertahanan Indonesia merupakan segala upaya
untuk mempertahankan kedaulatan yang bersifat semesta yang
diselenggarakan dengan kesadaran hak serta kewajiban sebagai warga
negara dan juga keyakinan akan kekuatan sendiri.
Sistem Pertahanan Indonesia adalah gabungan kekuatan antara sipil dan militer yang diupayakan oleh negara untuk melindungi integritas wilayahnya. Pertahanan negara merupakan tugas utama Kementerian Pertahanan.
Macam Sitem Pertahanan Indonesia
- Pertahanan Militer
- Pertahanan non Militer
Komponen Sistem Pertahanan Indonesia
Komponen utama dalam sistem pertahanan di Indonesia adalah Tentara
Nasional Indonesia. Komponen utama dibantu oleh komponen cadangan dan
Komponen Pendukung untuk menghadapi ancaman non militer.
Komponen Utama - Tentara Nasional Indonesia bertugas menghadapi ancaman militer dan melaksanakan tugas pertahanan lainnya
Komponen Cadangan - merupakan sumber daya yang dimiliki negara yang telah dipersiapkan untuk memperkuat dan memperbesar kemampuan dan kekuatan TNI sebagai komponen utama.
Komponen Pendukung - berfungsi untuk memperkuat dan meningkatkan kemampuan kedua komponen sebelumnya. Komponen ini terdiri dari sumberdaya nasional yang tidak ditujukan untuk pertahanan fisik.
Sumber daya yang termasuk komponen pendukung adalah sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya buatan.
Sub komponen pendukung:
Paramiliter
- Polisi
- Satpol PP
- Satpam
- Linmas atau Hansip
- Menwa
- Satgas partai
- Organisasi bela diri
- Orgainsasi Kepemudaan
Tenaga Ahli
Industri
Sumber daya Alam
Sumber daya Manusia
Kelebihan Sistem Pertahanan Indonesia
-Memiliki Tentara Nasional yang berskill tinggi
-Memiliki Komponen Pendukung terutama sumber daya manusia yang banyak
Kekurangan
-Dukungan Alutsista masih kurang




