Rincian Kenaikan Gaji PNS 2011

Naik Gaji Lagi....... Nasib PNS benar-benar dimanja oleh pemerintah, tak heran jika semua saling berebut untuk menjadi Pegawai Negeri walau pun dengan harga mahal. Daftar Kenaikan Gaji PNS 2011 berikut adalah informasi untuk rekan-rekan saya yang membutuhkan info berapa JUTA gaji yang dinaikan.
Pemerintah menaikkan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sekitar 10-15 persen tahun ini. Dengan kenaikan itu, gaji pokok PNS akan meningkat mulai dari Rp1,175 juta hingga Rp4,1 juta per bulan.

Kenaikan gaji pokok itu tercantum dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 11 Tahun 2011 tentang Perubahan Ketigabelas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 Tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Selain gaji pokok, PNS juga menerima tunjangan lainnya seperti tunjangan fungsional, tunjangan jabatan, bahkan tunjangan kinerja yang nilainya melebihi gaji pokok. Tunjangan kinerja ini terutama didapatkan pegawai yang bekerja di kementerian yang telah disetujui pelaksanaan reformasi birokrasi-nya. Menurut Dirjen Perbendaharaan, Agus Supriyanto, tunjangan struktural yang diterima mencapai Rp6 juta untuk eselon I. Total untuk golongan IV e atau setingkat wakil menteri keuangan dapat membawa pulang gaji Rp40 juta.

Berikut ini beberapa rincian kenaikan gaji PNS 2011 dari golongan terendah ke tertinggi:

Pegawai Golongan I a dengan masa kerja 0 tahun Rp1.175.000
Pegawai Golongan I a dengan masa kerja 10 tahun Rp1.346.800
Pegawai Golongan I a dengan masa kerja 26 tahun Rp1.675.200

Pegawai Golongan II a dengan masa kerja 0 tahun Rp1.505.400
Pegawai Golongan II a dengan masa kerja 11 tahun Rp1.749.600
Pegawai Golongan II a dengan masa kerja 21 tahun Rp2.004.900
Pegawai Golongan II a dengan masa kerja 33 tahun Rp2.361.400

Pegawai Golongan III a dengan masa kerja 0 tahun Rp1.902.300
Pegawai Golongan III a dengan masa kerja 10 tahun Rp2.180.300
Pegawai Golongan III a dengan masa kerja 20 tahun Rp2.499.000
Pegawai Golongan III a dengan masa kerja 32 tahun Rp2.943.400

Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 0 tahun Rp2.245.200
Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 10 tahun Rp2.537.300
Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 20 tahun Rp2.949.400
Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 32 tahun Rp3.473.900

Sementara itu, untuk pejabat eselon I, yaitu golongan IV d dan golongan IV e adalah:

Golongan IV d masa kerja 0 tahun Rp2.542.300
Golongan IV d masa kerja 10 tahun Rp2.913.900
Golongan IV d masa kerja 20 tahun Rp3.339.700
Golongan IV d masa kerja 32 tahun Rp3.933.600
Golongan IV e masa kerja 0 tahun Rp2.649.900
Golongan IV e masa kerja 10 tahun Rp3.037.100
Golongan IV e masa kerja 20 tahun Rp3.481.00
Golongan IV e masa kerja 32 tahun Rp4.100.000
Untuk selengkapnya dapat dilihat pada dokumen Daftar Gaji Pokok PNS 2011 di kanan atas.
(Vivanews.com)

READ MORE - Rincian Kenaikan Gaji PNS 2011

Garuda Pancasila Perwujudan Rasa Nasionalisme

Jiwa Nasionalisme ternyata sangat sulit tertanam pada rakyat Indonesia, jangankan rakyat kecil wong pejabatnya saja juga kurang memiliki rasa Nasionalisme. terbukti dengan sulitnya korupsi diatasi di Negeri ini. Mungkin karena yang menindak korupsi juga ikut korupsi hehehehehe..... kalau rakyat kecil yang di korupsi punya siapa, pengen juga korupsi tapi gak ada yang di korup wkwkwkwkwkwkwk..... nanam padi saja dikorup sama tikus.
Tetapi bagaimana pun juga kita adalah rakyat indonesia yang sedikit atau banyak semua pasti memiliki rasa Nasionalisme. Dan sekarang saya akan mewujudkan rasa Nasionalisme saya lewat lagu Garuda Pancasila. Lagu Garuda Pancasila diciptakan oleh Sudharnoto yang dijadikan sebagai lagu Patriotisme Bangsa Indonesia.
Berikut adalah Lirik Lagu Garuda Pancasila


Garuda pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju

READ MORE - Garuda Pancasila Perwujudan Rasa Nasionalisme

Beras Import

Indonesia import beras Lagi, Dari informasi yang saya terima entah itu benar atau salah bahwa bulan april  2011 nanti indonesia import beras lagi, dan bila itu benar Indonesia import beras maka nasib petani akan kembali terpuruk, nasib petani kembali menjadi bulan-bulanan, karena dengan pemerintah mengimport beras dari luar negeri maka mau tidak mau harga gabah dan beras lokal akan anjlok padahal harga pupuk dan segala macam obat-obatan yang diperlukan oleh petani semakin mahal.
Maaf bukannya saya ini orang yang sok tau, tapi pulau jawa adalah penghasil padi yang cukup besar, tapi… pihak bulog memasang harga dibawah pasaran para produsen beras lokal, dimana saat ini harga yang ditetapkan oleh bulog adalah Rp. 5.060/Kg padahal harga itu tidak cukup dan sangat kurang jika dibandingkan dengan biaya produksi, dari situ pihak produsen beras memilih untuk tidak memproduksi beras dan lebih memilih berhenti beraktivitas. Imbasnya stok bulog kosong dan Indonesia harus import beras dari luar negeri. untuk Inikah yang dimaksud pemerintah peduli rakyat kecil seperti yang disuarakan?



READ MORE - Beras Import

Antara Perkutut Dan Falsafah Jawa

Antara Perkutut Dan Falsafah Jawa, Penggemar perkutut di Indonesia umumnya orang dari suku Jawa, Madura, Bali, Lombok, Minang dan Cina. Khusus penggemar dari suku Jawa, penghayatan akan kesenangannya terhadap perkutut sangat mendalam. Perkutut alias kukilo menjadi pusat perhatian mereka yang menarik, karena tercantum sebagai lambang dalam ajaran filsafah Jawa “Hastabrata“, yang meliputi:
  1. Karyo (pekerjaan)
  2. Garwo (istri)
  3. Wismo (rumah)
  4. Curigo (keris)
  5. Turonggo (kuda)
  6. Kukilo (perkutut)
  7. Waranggana (pesinden, penyanyi)
  8. Pradonggo (gamelan)
Dari asas dasar falsafah inilah nilai nilai perkutut dalam kebudayaan Jawa berkembang, sehingga burung  ini dianggap penggemarnya memiliki nilai luhur yang lebih tinggi dari manusia biasa. Ditengah masyarakat Jawa, kegemaran memelihara perkutut banyak dilakukan oleh para pembesar dan pemuka masyarakat, pejabat pemerintahan, keluarga bangsawan, pdagang kaya, pengusaha, dokter, dan lain lain. Perkutut dikalangan mereka menjadi ajang prestise.

Melatih Kesabaran

Memelihara perkutut muda (piyikan, bakalan) sampai menjadi burung dewasa yang pandai manggung membutuhkan waktu lama (5-10 tahun) untuk perkutut lokal. Hal ini bagi pemelihara memberikan latihan bersikap sabar dan ulet.
Setiap perkutut memiliki temperamen berbeda beda terhadap kecocokan sangkar, makanan, tempat gantungan sangkar, dan lain lain. Hal ini berguna untuk melatih si pemelihara untuk bersikap teliti, awas, tahu kehendak dan berlaku halus terhadap makluk dan orang lain. Otomatis ia dilatih untuk membina diri untuk bersikap sabar dan ulet.
Cara pemeliharaan yang keliru, bisa membuat perkutut yang telah berbunyi mogok bernyanyi. Memulihkannya pasti membutuhkan waktu lama.

Menjalin hubungan baik

Dahulu lomba perkutut dilakukan orang pada musim sehabis panen padi (musim kemarau). Saat itu kesibukan bertani sangat berkurang. suatu kelompok penggemar perkutut melakukan lomba secara gotong royaong.
Kegiatan itu ternyata mencipta  hubungan yang erat dan harmonis antara pemuka masyarakat dengan bawahannya, disamping terjalinnya tali persaudaraan antara orang orang yang belum dikenal dan yang tinggal ditempat jauh. Selain itu juga menimbulkan pembinaan moral yang tinggi (saling menghargai, sportif, salaing mengerti), rasa kebersamaan dan senasib, saling tahu sifat dan kemampuan masing masing orang (mempertinggi sikap waspada), dan melatih diri agar bekelakuan positif.
laskar-keraton-penyerahan-piala-raja
Kalau ditarik kesimpulan, hobi memelihara perkutut bisa memberikan manfaat sebagai berikut:
  1. Merangsang gairah menghargai dan mencintai alam, khususnya dunia perburungan.
  2. Memperluas dan mempererat hubungan persaudaraan antar manusia, melatih berorganisasi dan disiplin.
  3. Membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat lemah ekonomi seperti pengraji sangkar, petani penghasil makanan burung, dan pedagang burung.
  4. Obyek hiburan untuk mengurangi kekosongan batin dan obat stres bagi memreka yang telah melakukan kerja keras atau sibuk melaksanakan tugas rutinnya.
.

Sajak Jawa

Untuk mengetahui betapa besar pengaruhperkutut terhadap kehidupan pemeliharanya bisa dilihat pada sajak Jawa, berikut terjemahannya.
INGON-INGON PERKUTUT NGEDOHI SETAN
Manawa kasawang saka ilmu jiwa
ingon-ingon manuk perkutut iku ora baen-baen,
sebab kajaba kalebu golongane “Seni Swara”,
ugoa mukarabi marang panggulawentah,
sarta bisa mahanani katentreman.
Priyayi kang seneng kekututan
daleme mesti tata-tertip,
patrap-patrap kang biyayakan,
rembug-rembug kang sora lan kasar,
mesti ora ana,
sakawit ya mung sabab pangeman marang sang kutut,
nanging ora njarak
jebul ndayani marang tata tertib.
Sapa kang ingon-ingon perkutut,
mesti tangi esuk,
sakawit ya mung tumuju marang sang perkutut,
bisaa nggantang ing sadurunge srengenge mletek,
nanging lawase lawas
dadi pakulinan … tangi esuk.
Dina minggu, liburan,
ora kluyuran mrana-mrene,
ora dolan-dolan kang tanpa gawe,
sakawit ya mung arep ngematake anggunge sang perkutut,
naging lawase lawas,
dadi pakulinan … jenak ana ndalem.
Pikolehe kang ceta,
ingon-ingon perkutut nyiyutake pandulu,
ngedohi setan
kang tansah nggegalak racak.
[Disarikan dari "Pangrumate Manuk Perkutut" dalam buku Tangguhe-Candrane lan Jamune Perkutut]
.
HOBI PIARA PERKUTUT MENJAUHI SETAN
Kalau ditilik dari suduk ilmu jima,
hobi piara perkutut bukan pekerjaaan remeh,
selain tergolong “seni suara”,
hobi itu bermanfaat untuk membina budi pekerti,
dan berpengaruh menciptakan ketenteraman hati.
Orang yang hobi piara perkutut,
suasana rumah tangganya pasti tertib,
sikap dan tindakan yang kurang baik,
kata-kata yang keras dan kasar,
pasti terbuang jauh dari rumah,
semula hanya karena rasa sayangnya terhadap perkututnya,
tetapi tidak terduga,
bisa berpengaruh besar terhadap timbulnya tata tertib
didalam rumah.
Siapa un yang hobi piara perkutut,
pasti rajin bangun pagi,
semula tindakan itu semata hanya teringat
pada perkututnya saja,
agar bisa menggantang burungnya sebelum matahari terbit,
tetapi lama kelamaan terbiasa untuk .. bangun pagi.
Hari Minggu, libur
penggemar perkutut tetap dirumah,
tidak pergi kemana-mana
tidak akan melakukan sesuatu yang tiada guna.
Semula tindakan itu berpangkal hanya
ingin menikmati suara perkututnya.
Tetapi lama-kelamaan terbiasa betah tinggal dirumah.
Hasil nyata
hobi piara perkutut bisa membebaskan orang
dari keinginan yang tidak-tidak
dan menjauhkan pengaruh setan
yang senantiasa menggoda untuk berbuat
yang bukan-bukan.


READ MORE - Antara Perkutut Dan Falsafah Jawa

Stres Penyebab Kematian Anak Perkutut

Kematian anak perkutut yang banyak tidaklah wajar dan perhatian khusus dibutuhkan. Ada satu peternakan perkutut yang pernah 75% lebih anak perkututnya mati dan rugi jutaan rupiah. Penyebab kematian anak perkutut sebanyak ini bisa disebabkan oleh stres, penyakit tetelo atau cacingan.
Stres bisa disebabkan oleh cuaca lingkungan yang sering berubah dengan tiba-tiba. Contohnya, dari panas ke hujan, atau sebaliknya, sehingga kondisi fisik perkutut turun dengan cepat. Untuk menanganinya, sangkar lebih baik disemprot air di musin panas, untuk menjaga kelembapannya. Tetapi, janganlah terlalu lembab, karena akan menyebabkan jamuran.
 
Tetelo, atau newcastle disease, sering menular pada pergantian musim, dan menyerang perkutut pada segala umur. Tetelo diatasi selain dengan suntik NCD, juga dengan menambahkan vitamin dan protein pada makanan atau minuman perkutut. Perkutut yang sakit tetelo juga harus dipisahkan dari yang lain.
Perkutut yang cacingan akan mati jika terkena penyakit lain, karena cacing di dalam saluran pencernaan mengisap makanannya, yang menyebabkan kesehatannya menurun drastis.

Lebih lanjut tentang: Penyebab Kematian Piyik Perkutut



READ MORE - Stres Penyebab Kematian Anak Perkutut

Arowana Super Red

Popularitas arowana super red benar-benar menanjak beberapa tahun terakhir. Satwa air eksotik asli Indonesia ini mencuat diantara keroyokan ikan hias besutan manca negara macam koi, maskoki, dan louhan. Boleh dibilang sampai saat ini hanya arowana satu-satunya produk lokal yang mampu bersaing dengan ikan hias populer yang dikembangkan di luar negeri untuk jadi The Best Ornamental Fish. Sangat pantas kalau arowana ditahbiskan menjadi Pride of Indonesia - ikan hias kebanggaan nasional.
Tak seperti kebanyakan ikan hias populer lain yang merupakan hasil pengembangan di luar negeri, arowana super red memang penghuni asli hulu Sungai Kapuas di Kalimantan Barat. Hebatnya lagi arowana berkelir merah tersebut adalah varian terbaik sekaligus termahal dari semua keluarga arowana yang tersebar di seluruh dunia. Siluk merah, begitu sebutannya di Kalimantan, termasuk satwa dilindungi dan masuk dalam daftar CITES (Convention of International Trade on Endanger Species of Flora & Fauna) karena ketersediaannya di alam sangat terbatas.

Tetapi dengan izin khusus, arowana super red telah dikembangbiakkan sejak lama di Pontianak dan bisa diperdagangkan secara legal. Syaratnya si ikan naga harus disertai sertifikat dan microchip yang tertanam dalam tubuhnya, sebagai penanda ikan hasil tangkaran. Memelihara arowana pun kemudian bisa memiliki arti ganda. Menghargai produk dalam negeri sekaligus berperan membantu pelestarian ikan langka. Tentunya dengan memelihara arowana yang dilengkapi sertifikat dan bermicrochip.

Pemilik nama latin Scleropages formosus ini sebenarnya tidak pernah ditinggalkan para peminat ikan hias. Sejak mengalami booming pertama kali di tahun delapanpuluhan, arowana super red sebenarnya selalu menjadi satwa kesayangan papan atas di Tanah Air. Namun membanjirnya ikan-ikan impor macam koi, maskoki dan terakhir louhan memang membuat arowana tak terlalu menonjol kala itu. Namun belakangan apresiasi masyarakat semakin meningkat pesat dan menjadi semacam tren hobi baru.

Siluk merah memang punya segudang kelebihan untuk menjadi ikan peliharaan populer. Soal penampilan tak perlu diragukan, gelar sebagai Satwa Pesona Nusantara menjadi tolok ukur. Tengok saja tampangnya yang eksotik, bersisik lebar tersusun rapi menyerupai sisik ular legendaris dalam dongeng. Arowana pun lantas dijuluki sebagai si ikan naga. Ditambah dengan ring sisik berwarna merah - emas menyala membuatnya tampak semakin mewah. Kelir merah ini pula yang menambah keperkasaan dan perlambang kuasa bagi pemiliknya.

Gerakan renangnya yang gagah sekaligus juga anggun menambah daya tariknya. Menimbulkan ketenangan pikiran saat melihatnya berenang dalam akuarium. Karakteristik satwa kesayangan yang dibutuhkan di masa kini yang penuh dengan tekanan pekerjaan yang sangat tinggi. Selain itu, raja dari segala ikan hias ini juga bisa sangat dekat dan berinteraksi dengan pemilik.

Syarat jadi ikan populer lain, yakni kemudahan pemeliharaan juga dipenuhi arowana. Harganya yang cukup mahal masih sering dianggak ikan yang sulit dirawat. Padahal kebutuhan hidupnya sebenarnya relatif sama dengan ikan hias lainnya. Aro tidak menuntut kondisi lingkungan yang terlalu khusus. Sebagai ikan asli Indonesia dan terbiasa hidup di sungai, arowana terkenal sebagai ikan yang tahan. Banyak yang menyebut sang ikan pembawa hoki tak kan mudah mati karena penyakit.

Kelebihan lainnya harganya paling stabil diantara jenis ikan hias populer lain. Bahkan menunjukkan tren kenaikan dibandingkan dengan angka inflasi. Sebagai ilustrasi saat dollar senilai dengan seribu rupiah di tahun 80�an, harga arowana 100 ribu rupiah. Saat dollar naik 10 kali lipat, harga arowana lebih tinggi mencapai 50 kali lipat menjadi 5 juta rupiah. Harganya juga cenderung terstandar, kecuali untuk arowana yang punya keistimewaan tambahan dan unik. Bandrolnya akan selalu bertambah tinggi seiring dengan pertambahan umur dan ukuran.

Kelebihan-kelebihan itu membuat jumlah penggemar arowana super red beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Kini si ikan naga tidak hanya menghuni rumah para penggemar ikan hias saja. Masyarakat yang sebelumnya tak tertarik ikan hias juga mulai beramai-ramai memelihara. Naiknya tren pun bisa ditandai dengan munculnya komunitas pecinta arowana di berbagai kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Bermunculan juga milis dan website yang secara khusus membahas hobi memelihara si ikan naga. Anggota komunitas dan mailing list arowana ternyata tidak terbatas pada para lelaki saja, kaum wanita juga cukup banyak. Juga lintas generasi mulai dari kaum tua sampai anak-anak muda. Komunitas-komunitas tersebut juga aktif menggelar kegiatan terutama kontes yang semakin menggairahkan hobi. Aktivitas kelompok pecinta ikan naga banyak dirintis kira-kira tahun 2006 dan semakin lama tambah menjamur.

Naiknya tren hobi ikan yang menjadi simbol kemapanan ini juga nampak dari semakin beragamnya cara pemeliharaan para pecintanya. Dulu arowana hanya dipelihara soliter alias sendirian dalam satu akuarium. Sekarang banyak yang memeliharanya bersama ikan lain (tank mate), juga berkelompok lebih dari 5 ekor dalam satu akuarium (community tank). Model wadah memelihara arowana pun mengalami perkembangan, macam akuarium dinding sampai paludarium, semacam akuarium besar dengan rangka beton yang juga menjadi tren baru.

Kemunculan banyak gerai dan pedagang arowana super red semakin menguatkan fenomena kemunculan tren baru. Bahkan kini muncul PT. Inti Kapuas Arowana (IIKP) Tbk., sebuah perusahaan publik yang terjun di bisnis arowana. Sebuah terobosan yang tak pernah dilakukan di bisnis ikan hias lain di Tanah Air. Selain memiliki tambak penangkaran arowana super red di Pontianak, IIKP juga memiliki jaringan professional shop (pro-shop) yang tersebar di berbagai kota besar untuk melayani jual beli arowana terbaik yang berserifikat dan microchip lengkap dengan after sale service. Proshop dengan nama shelookRED Arowana, dibuka di beberapa lokasi di Jakarta. Juga hadir di Bandung, Solo dan Surabaya.

Apresiasi tinggi dan tren memelihara arowana asli Indonesia bahkan sudah lebih dulu berlangsung di mancanegara seperti Jepang, Thailand, China dan banyak negara-negara Eropa. Sayangnya, cukup banyak kalangan internasional yang belum tahu arowana berasal dari Indonesia. Tak sedikit yang masih menganggap arowana super red adalah ikan hias produk Singapura. Melihat naiknya citra dan apresiasi masyarakat di Tanah Air, nampaknya tak perlu menunggu lama untuk membuat arowana menjadi raja di negeri sendiri. Sekaligus membuka mata dunia bahwa arowana super red adalah ikan asli sekaligus kebanggaan Indonesia.


READ MORE - Arowana Super Red

Arowana Golden Red



Berikut adalah contoh gerakan dari arowana Golden Red




READ MORE - Arowana Golden Red

Panduan Membaca Al-Quran

Panduan Membaca Al-Quran

“Sesungguhnya Quran ini memberi petunjuk kepada jalan yang lebih lurus (aqwam) dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal salih bahawa bagi mereka ada pahala yang besar.” (QS. Al-Isra’: 9).

DALAM bulan Ramadhan, biasanya kita meningkatkan aktivitas membaca Al-Quran. Bahkan, banyak pula yang hari-hari biasa tidak pernah membaca Al-Quran, namun karena semangat Ramadhan, mereka pun menyempatkan diri membaca Al-Quran, sebagai bagian dari penyempurnaan ibadah shaum.

Di bawah ini adalah tips atau panduan praktis membaca Al-Quran yang baik dan benar, agar bacaan Al-Quran itu mendatangkan pahala, menjadi ibadah, sekaligus berpengaruh bagi kehidupan kita sehari-hari. Semoga kita dapat mengamalkannya.

Tips pertama tentang adab baca Quran dari Imam Nawawi. Tips kedua dari tokoh Ikhwanul Muslimin, Sayyid Quthb, tentang membaca Al-Quran yang lebih dari sekadar membaca.

Tips Imam Nawawi

Imam Nawawi --dikenal pula dengan nama al-Hafiz Muhyiddin an-Nawawi-- dilahirkan di Nawa, Damaskus, Suriah, pada Oktober 1233 M/631 H. Ia seorang syekh Islam yang banyak menulis buku, ahli hadits, fiqih, dan bahasa. Ia juga dikenal sebagai mujtahid yang sibuk dengan kegiatan mudzakarah.

Tips tentang membaca Al-Quran berikut ini dikutip dan diringkas dari bukunya, Kitab at-Thibyan fi Adab Hamlah al-Quran (diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Menjaga Kemuliaan al-Quran, Adab dan Tata-Caranya, Penerbit Albayan, Bandung).

1. Beberesih -- Sebelum membaca Al-Quran selayaknya terlebih dahulu membersihkan gigi (gosok gigi), juga bersuci dari hadats besar dan kecil.

2. Tempat Bersih -- Selayaknya membaca Al-Quran di tempat yang bersih dan suci, misalnya mesjid.

3. Menghadap Kiblat -- Sebaiknya menghadap kiblat, duduk dengan tenang, penuh kharisma, dan menundukkan kepala.

4. Ta’udz -- Hendaknya membaca ta'udz atau isti'adzah (misalnya membaca a'uudzu billaahi minasy-syaithonir rojim), dilanjutkan dengan bacaan basmalah.

5. Khusyu’ -- Selama membaca Al-Quran hendaknya qori' memusatkan perhatiannya (khusyu’) dan memikirkan arti/makna yang dikandung ayat yang sedang dibaca.

6. Murotal - Hendaknya al-Quran dibaca secara murottal (hati-hati, pelan-pelan) sesuai dengan perintah Allah dalam QS. 73:4, "Dan bacalah al-Quran secara tartil (pelan-pelan).” Oleh karena itu, membaca Al-Quran terlalu cepat, dilarang keras.

7. Runut -- Seorang qori' juga dianjurkan membaca Al-Quran secara runut, yaitu sesuai urutan surat dalam mushaf, diawali dengan Surat Al-Fatihah dan diakhiri dengan Surat an-Naas.

8. Melihat Mushaf -- Membaca Al-Quran dengan melihat mushaf lebih baik dan utama daripada lewat hafalan (dihafal), karena melihat mushaf Al-Qurannya sendiri termasuk ibadah.

Tips Sayyid Quthb

Sayyid Quthb adalah salah satu tokoh Ikhwanul Muslimin Mesir. Ia dikenal dengan ucapannya, sesaat sebelum syahid di tiang gantungan rezim sekuler Mesir, “Isy kariman au mut syahidan” (hiduplah mulia atau mati syahid).

Sayyid Quthb adalah redaktur Majalah Ikhwanul Muslim yang terbit pertama kali 20 Mei 1954. Ia menjadi satu-satunya ulama Ikhwan yang menulis tafsir Al-Quran, Fi Zhilalil Quran (Di Bawah Bayangan Al-Quran).

Tips berikut ini dikutip dan diringkas dari bukunya, Ma'alim fi Thariq (Penerbit: Daar Syuruuq), tentang mebaca Al-Quran yang benar. Bacaan seperti inilah yang dilakukan oleh para sahabat atau generasi awal kaum muslimin, sehingga mereka menjadi generasi Qurani yang istimewa, umat terbaik (khoiru ummah), dan tidak pernah muncul lagi setelah mereka.

1. Sumber Rujukan – Al-Quran adalah sumber rujukan utama generasi pertama Islam. Mereka memetik pelajaran dan dengannya pula mereka diubah menjadi tokoh-tokoh besar.

2. Bukan Sekadar Ingin Tahu – Para sahabat (generasi pertama umat Islam) membaca Al-Quran bukan untuk sekadar ingin tahu dan sekadar membaca, juga bukan sekadar untuk merasakan dan menikmatinya. Mereka mempelajari Al Qur'an untuk menerima perintah Allah SWT berkenaan dengan masalah pribadi mereka, masyarakat tempat mereka hidup, dan kehidupan yang dijalaninya bersama jama'ahnya.

3. Segera Diamalkan – Begitu membaca ayat-ayat Al-Quran, para sahabat segera mengamalkannya. Seperti seorang tentara dalam medan perang menerima "perintah harian" yang langsung ia kerjakan setelah menerimanya!

4. Menjiwai – Al-Qur'an tidak datang untuk sekadar menjadi hiburan otak, ia bukan kitab sastra atau seni, dan bukan pula sebuah kitab kisah atau sejarah --meskipun semua itu terkandung dalam isinya-- namun ia datang agar menjadi manhaj (jalan) kehidupan.

5. Lepas Kejahiliahan – Al-Quran dibaca dalam rangka melepas kejahiliahan. Para sahabat begitu masuk Islam, mereka segera melepaskan seluruh masa lalu kejahiliahannya. Untuk kemudian kembali berusaha berjalan sesuai dengan petunjuk Al Qur'an.

6. Tujuan Utama Mengetahui Perintah Allah -- Tujuan utama membaca Al-Quran adalah untuk mengetahui: apa yang dikehendaki oleh Al Qur'an bagi kita untuk diamalkan dan diwujudkan? Apa pola pandang yang dikehendaki oleh Al Qur'an untuk kita miliki? Apa kehendak Al Qur'an tentang bagaimana seharusnya perasaan kita tehradap Allah SWT dan apa kehendak Al Qur'an tentang bagaimana seharusnya akhlak kita, kondisi kita, dan sistem praksis kehidupan kita?

Manfaat Membaca A-Quran

Membaca Al-Quran hukumnya wajib bagi setiap muslim. Hanya dengan membaca Al-Quran umat Islam akan tahu apa yang kewajibannya sebagai muslim, bagaimana mengamalkan syariat Islam, dan bagaimana mencapai keridhoan Allah serta memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Berikut ini manfaat lain dari membaca Al-Quran, selain mengetahui pokok-pokok syariat Islam atau kewajiban sebagai muslim.

Pembela Hari Kiamat -- Abu Umamah berkata, “Saya telah mendengar Rosulullah Saw bersabda: "Bacalah Qur'an, karena dia akan datang pada hari kiamat sebagai pembela pada orang yang mempelajari dan menaatinya” (HR. Muslim).

Menjadi Manusia Terbaik -- 'Utsman bin 'Affan berkata: Rasulullah Saw bersabda: "Sebaik-baik kamu yaitu orang mempelajari Qur'an dan mengajarkannya. (HR. Bukhari).

Jadi Syifa atau Obat Jiwa – Al-Quran juga adalah obat atau penawar bagi orang yang gelisah jiwanya. "Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhan-mu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman" (QS. Yunus:57). Sahabat Rasulullah, Ibnu Mas'ud, pernah menasihati orang yang jiwanya gelisah, tidak tenteram, fikirannya kusut, makan tak enak, tidur tak nyenyak. Ibnu Mas'ud menasehatinya, antara lain agar orang tersebut mengunjungi tempat orang membaca Al-Quran, lalu ikut membaca atau mendengarkan saja. Setelah orang itu kembali ke rumahnya, diamalkannyalah nasihat Ibnu Mas'ud itu. Dia pergi mengambil wudhu, lalu mengambil Al-Quran, terus dia baca dengan hati yang khusyu. Selesai membaca Al Quran, berubahlah kembali jiwanya, menjadi jiwa yang aman dan tenteram, fikirannya tenang, kegelisahannya hilang sama sekali.

Penghilang Penyakit Hati – “(Al-Quran) merupakan penawar (syifa) dan rahmat bagi mereka yang beriman” (QS. Al-Isra’: 82). Di dalam al-Asas fit Tafsir oleh Said Hawa disebutkan, “Syifa bermaksud (Quran adalah penawar) yang dapat menghilangkan syak (keragu-raguan), nifak, penyelewengan, kelemahan dan penyakit dalam hati. Quran juga adalah rahmat yang dapat menghasilkan iman, hikmat dan kebahagiaan.”

Jiwanya Harum dalam Pandangan Allah – “Perumpamaan orang Mu'min yang membaca Al-Quran adalah seperti bunga utrujjah, baunya harum dan rasanya lezat; orang mu'min yang tak suka membaca Al-Quran, adalah seperti buah korma, baunya tidak begitu harum, tetapi manis rasanya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Berlimpah Rahmat dan Ketenangan -- "Kepada kaum yang suka berjamaah di rumah-rumah peribadatan, membaca Al-Quran secara bergiliran, dan ajar-megajarkannya terhadap sesamanya, akan turunlah kepadanya ketenangan dan ketenteraman, akan berlimpah kepadanya rahmat dan mereka akan dijaga oleh malaikat, juga Allah akan mengingat mereka" (HR. Muslim dan Abu Hurairah).

Mendapatkan Pahala -- Membaca Al-Quran, baik mengetahui artinya ataupun tidak, termasuk ibadah, amal shaleh dan memberi rahmat serta manfaat bagi yang melakukannya; memberi cahaya ke dalam hati yang membacanya sehingga terang benderang, juga memberi cahaya kepada keluarga rumah tangga tempat Al-Quran itu dibaca. "Hendaklah kamu beri nur (cahaya) rumah tanggamu dengan sholat dan membaca Al Quran" (HR. Baihaqi dari Anas). Ali bin Abi Thalib mengatakan, tiap-tiap orang yang membaca Al-Quran dalam sholat akan mendapat pahala 50 kebajikan untuk tiap-tiap huruf yang diucapkannya; membaca Al-Quran di luar sholat dengan berwudhu, pahalanya 25 kebaikan bagi tiap-tiap huruf yang diucapkannya; dan membaca Al-Quran di luar sholat dengan tidak berwudhu, pahalanya 10 kali kebaikan bagi tiap-tiap huruf yang diucapkannya.

Kebaikan di Rumah -- "Perbanyaklah membaca Al-Quran di rumahmu, sesungguhnya di dalam rumah yang tak ada orang membaca Al-Quran, akan sedikit sekali dijumapi kebaikan di rumah itu, dan akan banyak kejahatan, serta penghuninya selalu merasa sempit dan susah." Wallahu a’lam.

READ MORE - Panduan Membaca Al-Quran

Rejeki dan Istighfar

Istighfar secara bahasa bermakna memohon ampun kepada Allah SWT. Ketika seseorang melakukan kesalahan atau dosa, ia dapat segera memohon ampun kepada Allah dengan membaca istighfar. Mengingat setiap manusia tidak pernah lepas dari salah dan dosa, maka istighfar semestinya dilakukan setiap saat dan sesering mungkin.
 Rejeki dan Istighfar
Rasulullah SAW sendiri yang terjaga dari salah dan dosa (ma’sum) tidak pernah lupa membaca istighfar. Kata beliau, ”Sesungguhnya terdapat kesalahan atas kalbuku, sehingga aku membaca istighfar sebanyak seratus kali dalam sehari.” (HR Muslim). Meski demikian, istighfar tidak akan berarti apa-apa jika perbuatan dosa tersebut diulang kembali. Di sinilah pentingnya mengiringi istighfar dengan bertobat.

Tobat secara bahasa bermakna kembali. Yaitu, kembali kepada jalan yang benar. Tobat seseorang baru sempurna jika disertai dengan dua hal. Pertama, perbuatan dosa atau maksiat yang pernah dilakukan dijauhi dan tidak diulang kembali. Kedua, menyesali perbuatan dosa atau maksiat tersebut dengan diiringi tekad tidak akan melakukannya lagi.

Bukan hanya itu. Istighfar ternyata juga ada hubungannya dengan rezeki dan urusan lain dalam hidup. Sabda Rasulullah SAW, ”Barangsiapa memperbanyak istighfar, maka Allah akan melapangkan setiap kesusahannya, memberi jalan keluar setiap kesukarannya, dan memberi rezeki tanpa diduga-duga. (HR Abu Dawud dan Nasa’i).

Dalam salah satu ayat-Nya, Allah SWT berfirman, ”Maka aku (Nabi Nuh) katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan lebat kepadamu, membanyakkan harta dan anak-anak, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan sungai-sungai’.” (QS 71: 10-12).

Dalam menafsirkan ayat ini, ahli tafsir Ibnu Katsir mengungkapkan bahwa istighfar dan tobat seseorang kepada Allah akan menjadi jalan datangnya rezeki, turunnya hujan yang membawa keberkahan, bertambahnya keturunan, dan melimpah ruahnya hasil bumi.

Pada dasarnya, orang yang beristighfar sedang mengakui kesalahan yang mengotori jiwanya. Ketika ia memohon ampun dan bertobat, noda itu akan terhapus dari hatinya. Hati yang bersih akan mudah melakukan kebaikan, termasuk mencari rezeki. Hati yang bersih akan mendorong seseorang untuk mendapatkan rezeki yang baik dan halal. Dari rezeki yang halal itulah turun keberkahan Allah SWT.

Sebaliknya, hati yang dihiasi dosa, akan mendorong pemiliknya melakukan kejahatan. Ia tidak akan sungkan melakukan perbuatan kotor dan tidak halal. Dengan demikian, dosa dalam hati seseorang jika tidak segera dihapus dengan istighfar dan bertobat, akan menimbulkan dosa baru lainnya.

Pada akhirnya pribadi yang kotor oleh dosa akan jauh dari keberkahan rezeki Allah sebagaimana sabda Nabi SAW, ”Seorang hamba dicegah dari rezeki akibat dosa yang diperbuatnya.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

Berkaitan dengan hadis ini, Ibnu Qayyim Al-Jauzi mengatakan, ”Jika ketakwaan merupakan penyebab datangnya rezeki, maka meninggalkannya dapat menimbulkan kefakiran. Tidak ada satu pun yang dapat memudahkan rezeki Allah kecuali dengan meninggalkan maksiat.” Wallahu a’lam.

READ MORE - Rejeki dan Istighfar

Ramalan / Primbon Burung Perkutut

PERKUTUT & PRIMBON

Bagi Anda yang suka pelihara burung, Burung Perkutut adalah satu diantara burung peliharaan yang disukai banyak orang, karena beberapa kalangan menilai memelihara perkutut mendatangkan keberkahan. walaupun itu tidak boleh dijadikan alasan utama. oleh karena pendapat atau kepercayaan yang sifatnya turun-temurun, banyak sekali burung perkutut yang harganya sangat mahal, utamanya jenis yang memang sesuai dengan kategori tertentu yang sedang dicari.
Harga burung perkutut tidak saja dipengaruhi oleh suaranya yang bagus, tetapi juga dari segi bentuk dan warna bulunya, hal penting lainnya adalah saat kapan perkutut itu berbunnyi. Adapula semacam keharusan jika Anda ingin membeli perkutut, Anda tidak boleh menawar lebih dari satu kali, kalau perlu jangan ditawar dan langsung bayar. ini akan berpengaruh pada kondisi perkutut pada hari berikutnya. Pun juga Anda tidak boleh berpura-pura menawar jika memang tidak minat. Ada peraturan-peraturan yang tidak tertulis mengenai jual beli perkutut ini, oleh karenanya jika Anda ingin memelihara, ajaklah orang yang memang mengerti akan seluk beluk dari perkutut ini.
Dari beberapa literatur jawa ada beberapa jenis perkutut yang membawa berkah kepada pemiliknya, bahkan ada pula yang bikin sial bagi pemeliharanya. Oleh karenanya jangan sembarangan jika Anda ingin memelihara burung ini, sebaiknya simak katuranggan dibawah ini :

1. Kuku jari keduanya dan ibu jari keduanya berwarna putih namanya: Srimangepel, cocok jadi peliharaan petani karena dipercaya rejeki dari pertaniannya akan melimpah.

2. Paruh dan kakinya agak hitam, namanya: Wisnuwicitra , yang memelihara , akan rahayu, selamat dari berbagai cobaan .

3. Paruh dan kakinya putih , namanya Kusumawecitra, yang memelihara akan banyak rejeki dan gampang mencari hubungan kerja.

4. Jumlah bulu ekornya 15 , namanya: Pandawamijil, yang memelihara akan jadi orang terhormat, punya pangkat

5. Matanya merah bersinar bergoyang: Purnama sidi ,yang memelihara disenangi banyak orang, gampang bergaul.

6. Seluruh tubuhnya berwarna putih, yang memelihara pasti jadi ketua ( kepala desa , camat, bupati , dll.)

7. Jika pagi berbunyi bersamaan dengan terbitnya matahari, namanya : Gedong menga, , yang memelihara banyak memperoleh rezeki, dan punya emas dan perak yang banyak..

8. Warnanya akag kuning dan warna seperti kalung di leher, namanya : Udan mas, baik, di pemelihara akan mendapat apa yang diinginkan dan memperoleh keselamatan, rejekinya lancar terus

9. Matanya kuning, bersinar. namanya : Mercujiwa, yang memelihara disenangi orang, mendatangkan rejeki, dan gampang mencari pekerjaan.


READ MORE - Ramalan / Primbon Burung Perkutut

Panen Raya Pilangkenceng

Panen Raya telah tiba disambut gembira oleh seluruh petani di wilayah Pilangkenceng dan sekitarnya. Di lain pihak perang harga antara tengkulak pun semakin menggila, tak jarang tengkulak lokal hanya bisa gigit jari karena tak mampu mengimbangi harga dari tengkulak luar daerah yang turut menyerbu Panen Raya di Kawasan Pilangkenceng.
Panen Raya Pilangkenceng
Di sinilah hebatnya Panen Raya Pilangkenceng, Kota Caruban dan Sekitarnya selalu menjadi incaran pedagang beras dari luar daerah. Ini disebabkan kualitas gabah dan beras yang dihasilkan dari Kecamatan Pilangkenceng terbilang sangat bagus, berbeda jika dibandingkan dengan hasil gabah dan beras dari daerah lain yang sama-sama termasuk dalam Karesidenan Madiun. Maka tak heran jika tengkulak dari Nganjuk, Kediri, Blitar, Cepu, Demak dan Lamongan berbondong-bondong menyerbu Panen Raya Pilangkenceng dan mereka berani membeli dengan harga yang sangat tinggi melebihi kemampuan tengkulak lokal.
READ MORE - Panen Raya Pilangkenceng
←   → Home

Beras Madiun

Perkutut

Arowana

Blog Archive

Blogroll

 

Copyright © 2009 by MADIUN BANGKIT

Template by Yobento | Powered by Ari Giduk