STK Madiun Bukanlah sesuatu atau momok yang Menyeramkan di Masyarakat khususnya masyarakat madiun sendiri, mungkin sebagian menganggap kalau STK Madiun itu identik dengan Kebrutalan, sebenarnya tidak demikian bapak-bapak yang berpolitik di atas sana. Kami juga manusia biasa yang memerlukan perlindungan dari pemerintah, kami manusia biasa yang juga cinta damai, kalau ada sebagian orang yang mana adalah anggota dari STK Madiun itu adalah hal yang wajar, namanya juga manusia tidak mungkin semua sama. Tetapi meski begitu, seperti yang saya utarakan di atas bahwa kami juga cinta damai, kami tidak suka kerusuhan. Tetapi sekali lagi Kami hanyalah manusia biasa jika diperjalanan kami ada yang menghadang tidak mungkin kami akan diam saja, kami pasti akan membela diri, tidak mungkin kami akan rela jika harga diri diinjak-injak, dan saya rasa semua juga begitu.
seperti konvoi suran agung kemarin alhamdullilah tidak ada kerusuhan untuk rombongan yang menuju Kota Caruban Khususnya, ini semua berkat jasa dari para aparat yang mengamankan jalannya suran agung sh winongo tunas muda madiun, jika tidak ada pihak aparat yang berjejer di sepanjang ruas jalan pasti akan ada yang menghadang kami sehingga timbulkan pertengkaran atau tawuran sesama pendekar.
Kata Siapa STK Madiun itu Menyeramkan dan harus tinggal di rumah saat STK Mengadakan Suran Agung? yang terjadi kemarin adalah semua masyarakat pada berjejer di pinggir jalan untuk menyaksikan rombongan kami pulang, dengan kata lain STK Madiun memang tidak menyeramkan karena kami adalah salah satu dari masyarakat madiun juga.
Nb: Sebenarnya yang menyeramkan adalah oknum yang menghadang perjalanan kami, atas dasar apa mereka menghadang kami, padahal kami tidak peduli jika organisasi lain mengadakan acara atau ritual seperti yang kami adakan




2 komentar:
biarkan kami lewat...kami senang masyarakat jadi saksi...kami ingin tingkatkan akhlak kami menuju yang lebih mulia...dalam sebuah komunitas pasti ada manusia yg masih rusak...masih ada kata2 kotor...akhlak yg tak pernah diajarkan SH...tidak mudah mengendalikan massa yg begitu banyak...tapi kami tak pernah ridlo dengan perbuatan merusak...tidak mudah memang....seperti saudara juga tak bisa jamin kelompok anda bebas dari perusak...mari perbaiki kelompok masing2...otokritik dan berdakwah pada kelompok sendiri akan lebih mengena daripada saudara sibuk mencari kesalahan orang lain...semut di seberang sana tampak jelas sementara gajah di pelupuk mata tak tampak...استغفر الله العظيم
introspeksi diri intinya
Post a Comment